Advertisement
LIRIK:
Cindailah mana tidak berkias
Jalinnya lalu rentah beribu
Bagailah mana hendak berhias
Cerminku retak seribu
Mendendam unggas liar di hutan
Jalan yang tinggal jangan berliku
Tilamku emas cadarnya intan
Berbantal lengan tidurku
Hias cempaka kenanga tepian
Mekarnya kuntum nak idam kumbang
Puas ku jaga si bunga impian
Gugurnya sebelum berkembang
Hendaklah hendak hendak ku rasa
Puncaknya gunung hendak ditawan
Tidaklah tidak tidak ku daya
Tingginya tidak terlawan
Janganlah jangan jangan ku hiba
Derita hati jangan dikenang
Bukanlah bukan bukan ku pinta
Merajuk bukan berpanjangan
Akar beringin tidak berbatas
Cuma bersilang paut di tepi
Bidukku lilin layarnya kertas
Seberang laut berapi
Gurindam lagu bergema takbir
Tiung bernyanyi pohonan jati
Bertanam tebu…
Cindai adalah album Siti Nurhaliza yang ketiga. Cindai merupakan percobaan pertama Siti dalam menghasilkan album berirama Malaysia (Melayu). Dalam album Cindai juga terdapat lagu yang memberi pengaruh besar kepada industri musik Malaysia, yaitu Cindai. Cindai juga terpilih menjadi lagu pilihan sepanjang era tahun 1990-an.
Pada tahun 2000, Siti Nurhaliza mendapat anugerah Persatuan Industri Rakaman Malaysia (RIM) dengan 4X Platinum atas penjualan album Cindai ini yang mencapai angka 200 ribu kopi di Malaysia. Hingga tahun 2002, penjualan album Cindai di Indonesia mencapai 100 ribu kopi dan di Malaysia hingga 400 ribu kopi. Sumber Wikipedia.org
Pada tahun 2000, Siti Nurhaliza mendapat anugerah Persatuan Industri Rakaman Malaysia (RIM) dengan 4X Platinum atas penjualan album Cindai ini yang mencapai angka 200 ribu kopi di Malaysia. Hingga tahun 2002, penjualan album Cindai di Indonesia mencapai 100 ribu kopi dan di Malaysia hingga 400 ribu kopi. Sumber Wikipedia.org
Editor : jbSumber : Ilhianaaulia
Advertisement
