Dongeng Tikus Penolong Gajah dan Amanatnya

Advertisement






sumber-gambar:dongengceritarakyat.com

Pada suatu hari tinggallah tiga ekor gajah bersaudara di sebuah hutan. Ketiga gajah bersaudara itu terkenal sangat bijaksana. Meski tubuhnya berukuran besar, tapi tetap menghargai tikus yang bertubuh kecil. Padahal banyak hewan buas lainnya seperti harimau yang menyepelekan kehadiran tikus. "Tuhan tidak mungkin menciptakan tikus kalau tidak ada manfaatnya bagi kehidupan makhluk hidup lainnya," Kata gajah.

Si gajah membiarkan para tikus itu tinggal di dekat rumahnya. Dengan tinggal di dekat gajah para tikus merasa menjadi lebih aman. Hewan-hwan pemangsa seperti Burung hantu, kucing menjadi segan mengganggu para tikus. Namun suatu hari, tiba-tiba datanglah sekelompok pemburu ke hutan unjtuk menangkap gajah-gajah itu dengan jaring yang besar dan kuat. Ketiga gajah bersaudara sangat sedih karena tidak ada satu pun hewan di hutan yang bisa menolong mereka. Melihat kejadian itu para tikus sepekat untuk menolong gajah. Pada saat pemburu itu lengah para tikus menggigit jaring perangkap gajah sehingga para gajah dapat melepaskan diri dari jaring itu. Sejak saat itu seluruh hewan di hutan tidak pernah lagi menyepelekan kehadiran tikus. kini mereka berteman baik dan hidup akur  di dalam hutan.

disadur dari :https://hasilkerjakelompok4.blogspot.com/

 

Amanat cerita:

Kekuatan tidak selalu diukur dengan ukuran tubuh

Berbuat baik kepada siapapun dan mempunyai sifat penolong

Advertisement

About Author:

jb blog

Let's Get Connected: Twitter | Facebook | Google Plus